Perjalanan Batik di Indonesia

Batik merupakan salah satu hasil seni yang telah ada sejak zaman dahulu. Batik menjadi pakaian identitas dari bangsa Indonesia. Keunikan dan keragaman batik menyebabkan aset seni ini ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Hal tersebut tentu menjadikan nilai batik menjadi semakin berharga. Sebagai bangsa Indonesia sudah sepatutnya kita bangga terhadap warisan budaya tersebut.

Perjalanan kesenian batik tentu cukup panjang. Batik sebenarnya sudah dikenal di Indonesia sejak dulu, tepatnya saat Indonesia masih berbentuk wilayah kerajaan. Baju batik dulu dikenal sebagai pakaian yang dikenakan oleh kalangan kerajaan atau keraton. Kesenian ini diperkirakan muncul pada abad ke 12 atau tepatnya pada zaman kerajaan Majapahit. Tak hanya pada zaman Majapahit, baju batik juga berkaitan dengan penyebaran agama islam di Indonesia terutama di wilayah Jawa. Jadi tak heran jika sebagian pusat batik di Pulau Jawa adalah kota yang terkenal religius.  Selain itu, batik juga memiliki nlai sejarah yang tak kalah menarik. Dulu batikdikenal oleh rakyat sebagai pakaian yang diidentikkan dengan sebagai alat perlawanan pedagang pribumi memerangi perekonomian pemerintah Belanda.

Perjalanan batik diawali dari kalangan keraton. Dulu baju batik hanya dikenakan oleh orang-orang di lingkungan kerajaan mulai dari raja hingga para abdi raja. Tak hanya fakta itu, batik pun hanya dibuat di lingkungan keraton saja sehingga tak banyak masyarakat lar kerajaan yang mengenal batik. Banyaknya jumlah abdi kerajaan yang tinggal di luar  keraton menyebabkan baju batik dikenal oleh masyarakat di luar keraton. Seiring berjalannya waktu, batik semakin memasyarakat. Batik dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat yang jauh dari lingkungan kerajaan. Keindahan batik membuat daya tarik tersendiri sehingga tak sedikit masyarakat yang menyukai pakaian batik.

Batik berkembang secara pesat setelah masuk ke wilayah Yogyakarta dan Solo. Motif batik di wilayah tersebut banyak mempengaruhi motif batik di beberapa kota. Selain berkembang di Solo dan Yogyakarta, batik juga meluas hingga wilayah Sumatra, Papua, Bali, dan beberapa wilayah di nusantara. Munculnya pengrajin-pengrajin batik di berbagai wilayah menyebabkan

Seiring perkembangan zaman, batik semakin berkembang setelah mendunia. Batik banyak dijadikan bahan oleh para desainer terkenal untuk melahirkan karya-karya yang indah. Batik kini dibuat sebagai pakaian dengan ragam model. Selain itu, baju batik pun mengalami kombinasi. Hal tersebut tentu membuat batik semakin mudah dan luwes untuk diterima oleh masyarakat dunia tanpa mengenal usia.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*